Mereka disebut anggota ormas berseragam loreng oranye hitam. "Kejadian itu sore. Sebagian kenal, Gea, Dani, Bembeng sama Aziz. Mereka ormas, orang PP," ucapnya.
Sementara itu, Sari, adik korban mengaku pria yang datang ke rumahnya hampir mencapai 20 orang. Abangnya dicekik dan dianiaya seperti bukan manusia.
Baca Juga:
Karena Persoalan Game Online, Siswa SMK Cianjur Dikeroyok Hingga Memar
"Dia dicekik, diseret-seret ke aspal, dipukuli. Kalau yang mukul banyak, sekitar 4-5 orang. Cuma disitu rame kali, sekitar 15-20 orang," ucapnya.[zbr]