"Bulog berharap, pasokan tambahan daging kerbau beku dari kantor pusat juga datang lebih cepat ke Sumut sehingga stok tetap aman," katanya.
Dia mengakui, sebelumnya pasokan daging kerbau beku ke Indonesia agak terganggu karena pandemi COVID-19.
Baca Juga:
Libur Lebaran Idulfitri, Pengunjung Margasatwa Ragunan Capai Angka 102.928 Orang
Ia menyebutkan permintaan daging kerbau beku di Sumut terus meningkat sejalan dengan semakin dikenal daging itu di masyarakat.
Permintaan, kata dia, bukan saja dari masyarakat, tetapi juga dari restoran dan rumah makan.
"Bulog terus berusaha menjaga ketersediaan dan memperlancar distribusi daging itu ke pasar, khususnya menjelang Puasa Ramadhan dan Idul Fitri," katanya.
Baca Juga:
Naik Dua Kali Lipat, Pengunjung Kepulauan Seribu Diangka 4.627 Wisatawan
Dia mengharapkan dengan ketersediaan daging kerbau beku itu, dapat membantu menjaga kestabilan harga jual daging sapi segar di pasaran Sumut.[zbr]